Sabtu, 28 Juli 2012

Beberapa Tips untuk Keberhasilan Usaha Ternak Domba


Berikut adalah beberapa saran dalam usaha penggemukan domba

1.      Umur domba belum berumur satu tahun
Pada usia itu pertumbuhan domba sedang mencapai fase pertumbuhan cepat, dimana pakan akan dikonversikan menjadi daging.
Pada usia lebih dari satu tahun, pakan akan mulai dikonversikan menjadi lemak, yang tidak diharapkan oleh peternak.

2.      Domba yang digemukkan adalah domba jantan.
Domba jantan mempunyai pertambahan bobot badan yang lebih tinggi daripada domba betina karena hormon testosteron yang dimilikinya.


3.      Kandang yang digunakan kandang dengan tipe panggung karena kotoran lebih mudah dibersihkan.
Kotoran tidak boleh menumpuk di bawah kandang karena kandungan amonia dapat menggangu pernapasan domba dan dapat menyebabkan penyakit paru-paru.
Domba yang terserang penyakit paru-paru bobot badannya tidak dapat naik, bahkan cenderung menurun dan dapat menyebabkan kematian.


4.      Kotoran yang terkumpul tidak perlu dibuang karena dapat diolah lebih lanjut.
      Pengolahan kotoran dapat dilakukan dengan dua cara:
  1. sistem terbuka: kotoran dibiarkan sekitar tiga bulan dalam lubang penampung yang tersedia . Cara ini cukup murah dan mudah. Kotoran yang telah tertimbun dapat langsung digunakan sebagai pupuk organic
  2. sistem  tertutup. kotoran ditimbun dalam suatu lubang yang diberi atap dan terhindar dari genangan air.
Pupuk organik ini apabila dijual dapat menjadi penghasilan tambahan bagi peternak tersebut.


5.      Pakan yang diberikan berupa konsentrat dan rumput.
Konsentrat merupakan makanan yang mengandung serat kasar rendah tetapi kandungan zat-zat makanan yang dapat dicerna sebagai sumber utama zat makanan seperti karbohidrat, lemak dan protein tinggi. Apabila konsentrat untuk domba sulit didapatkan, maka dapat diganti dengan konsentrat untuk sapi. Namun apabila konsentrat untuk sapi masih sulit didapatkan, peternak dapat memanfaatkan sumberdaya yang ada di lingkungan sekitar, semisal dengan menggunakan ampas tahu.
Rumput yang digunakan dapat berupa rumput lapang maupun rumput gajah. Namun apabila menggunakan rumput gajah, rumput perlu dipotong kecil-kecil agar domba lebih mudah dalam mengonsumsi.
Pemberian pakan sebaiknya secara teratur yaitu pagi, siang, dan sore. Pemberian pakan secara sekaligus dapat menyebabkan domba kurang nafsu makan, dan pakan juga lebih mudah busuk. Selain diberi makan, domba juga perlu minum. Pemberian air minum tidak perlu dibatasi atau ad libitum.


6.      Domba hasil penggemukan dapat dijual kepada:
  1. rumah jagal
  2. pembeli perorangan
  3. rumah-rumah makan
  4. pedagang pengumpul.


7.  Apabila domba digemukkan beberapa bulan menjelang hari raya kurban, keuntungan yang didapatkan   
    akan semakin besar sebab saat hari raya kurban permintaan domba melonjak sehingga harga domba 
    tinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar